Saturday, February 20, 2016

Ngeblog Dengan Rancangan Prioritas

Sebagai seorang blogger, saya mulai memahami sebuah kejadian yang berulang ketika saya ngeblog. Dan itu menciptakan saya sadar betapa pentingnya mengetahui sebuah prioritas dalam ngeblog. Ada kalanya saya harus menulis, ada kalanya saya harus membalas komentar, dan ada kalanya saya melaksanakan blogwalking ke blog-blog lain untuk menyebar backlink dan mencari ide menulis. Jangan hingga terlalu overdosis dalam satu hal saja.

Percaya atau tidak, bahwa ketika kau selalu menanggapi komentar yang masuk dalam blog milikmu itu dapat mengurangi semangat untuk menulis. Mengapa begitu? Ya bayangkan saja kalau jumlah komentar yang harus ditanggapi ada dalam jumlah banyak. Di blog Iskael sendiri, jumlah komentar yang belum saya publikasikan ada sekitar 70-an lebih. Bukannya saya sombong, tapi saya belum punya waktu untuk membalas komentar-komentar tadi. Masih ada yang lebih penting dari itu.

Dulu, ketika di tahun 2014, waktu saya habis untuk membaca timeline Facebook yang mengeklik link posting blog beberapa blogger dan situs yang saya ikuti. Saya merasa hal yang saya lakukan itu benar-benar menghabiskan waktu. Memang sih saya dapat menyebar backlink, tapi hal yang saya lakukan sudah pada level overdosis. Pernah saya mencicipi gara-gara saking banyaknya membaca artikel wacana makar, pikiran saya teracuni dengan rasa takut. Padahal takdir Alloh lebih besar lengan berkuasa dari makar yang mereka buat. Kebiasaan membaca informasi angker memang kadang menciptakan kita jadi penakut dan paranoid.

Akhirnya, saya pun mengurangi membuka Facebook. Kini saya membuka Facebook hanya dengan tujuan mencari informasi job review dan melihat perkembangan para blogger dan apa yang lagi ramai diperbincangkan. Saya filter bahan yang saya baca dan saya batasi waktu yang saya gunakan untuk membuka Facebook. Dan memang kebanyakan di timeline Facebook saya isinya ialah informasi teman-teman saya yang sudah menikah atau bayinya yang gres saja lahir. Memang tidak semenarik dulu ketika masih awal-awal kuliah yang penuh dengan candaan. Dan hal itu masuk akal berdasarkan saya. Sebuah media umum juga akan mengalami kejenuhan pada waktunya.

Kembali lagi ke judul, ngeblog yang saya lakukan memang kini penuh dengan hitungan prioritas. Mengapa hal ini saya lakukan? Saya punya banyak acara di ranah offline yang balasannya membatasi waktu saya untuk online. Untuk online, prioritas pertama saya ialah menuntaskan job review, terutama placement content alasannya memang saya hanya tinggal copy paste. Setelah itu, prioritas kedua ialah menulis entri biasa, yang tidak dibayar. Prioritas ketiga, blogwalking dengan beberapa filter, salah satunya: judul entri yang "menarik". Setelah ketiga itu selesai, maka prioritas selanjutnya ialah membalas komentar. Jika masih ada waktu, biasanya saya akan merencakan pembuatan template blog gratis.

Itulah beberapa prioritas yang saya tentukan demi kelancaran neraca keuangan saya serta mempertahankan supaya blog tidak hiatus. Bagi saya, menyusun prioritas apa yang harus dilakukan itu sangat penting untuk blogger. Jika kau belum mengalami kesempitan waktu untuk ngeblog, mungkin mengatur prioritas tidak seberapa penting bagimu. Namun, suatu ketika kau akan mengalami dan mencicipi hal ini.
Sumber https://www.iskael.com/


EmoticonEmoticon