Thursday, December 17, 2015

Asumsi Jawaban: Mengapa Domain Authority Blog Aku Makin Turun?

Mengapa Domain Authority (DA) blog aku makin turun? Itulah pertanyaan yang mungkin menghinggapi beberapa blogger yang skor DA-nya semakin turun tiap bulan. Menyedihkan memang.

Domain Authority ini sesungguhnya antara penting dan tidak penting. DA ini hanyalah sebuah parameter untuk memilih kualitas sebuah blog. Hanya parameter. Namun, meskipun hanya parameter DA ini tetap diperhitungkan. Apalagi bila kau ialah tipikal blogger pencari paid review.

Kebanyakan penyedia paid review mensyaratkan DA blog minimal 20. Meskipun masih ada beberapa penyedia yang mensyaratkan DA minimal 10. Namun, hal itu sangat jarang terjadi. Jika melihat 6 bulan yang lalu, syarat DA untuk mendapat paid review ialah minimal 15. Mengapa syarat tersebut semakin naik? Entahlah, mungkin penyedia paid review ingin mendapat blog yang lebih berkualitas.

Baiklah, aku akan membahas balasan mengenai mengapa DA blog semakin turun. Asumsikan kau tidak melaksanakan update di blog kau selama sebulan lebih. DA ini biasanya akan di-update skornya oleh MOZ setiap sebulan sekali. Nah, selama sebulan kau tidak tidak melaksanakan blogwalking, share artikel, atau tindakan apapun yang dapat menjadi backlink ke blog kamu. Walaupun demikian masih ada kemungkinan kau mendapat backlink dari orang yang sengaja "mention" URL blog kau di artikel blog-nya. Anggap saja, kita sebut ini ialah posisi stagnan.

Dalam keadaan menyerupai itu, apa yang akan terjadi? DA blog kau akan turun drastis. Ya, itu dapat dipastikan sampai 50% terjadi. Mengapa itu dapat terjadi?

Domain Authority tentu saja tidak hanya dipengaruhi oleh backlink saja, masih ada banyak penyebab lainnya. Namun, dalam kasus ini aku mengambil salah satu parameter yang menghipnotis Domain Authority, yaitu backlink.

Normalnya, kau tahu Google, Facebook, dan Twitter? Pasti tahu lah. Nah, Domain Authority milik situs menyerupai Google, Facebook, Twitter ialah 100. Anggap saja kita gunakan parameter tertingginya ialah situs-situs itu.

Bayangkan apa yang terjadi pada situs menyerupai Facebook setiap bulannya. Tentu saja backlink yang masuk ke situs Facebook semakin bertambah tiap bulannya. Asumsikan contohnya bulan pertama backlink yang masuk ke Facebook ialah 1.000 backlink. Ini perkiraan loh yah, faktanya lebih dari itu. Bulan berikutnya bertambah 200 backlink. Makara total backlink bulan berikutnya ialah 1.200 backlink. Dan apa yang terjadi terhadap DA Facebook bulan berikutnya? DA Facebook tetap 100. Ya, alasannya ialah memang skor maksimal DA ialah 100.

Lalu, bagaimana dengan nasib blog lainnya? Nasib blog yang backlink-nya stagnan DA-nya akan semakin turun. Mengapa? Ada prosedur rescaling, penyekalaan ulang. Misal sebelumnya blog kau ber-DA 20 di bulan pertama dengan perkiraan sesuai pola sebelumnya, jumlah backlink sekitar 200 backlink. Maka di bulan berikutnya backlink masih tetap 200 backlink alasannya ialah stagnan. Maka berapa kira-kira DA blog kau di bulan berikutnya?

Bisa dikira-kira dengan perhitungan (200/1200 x 100 = 100/6 = 16.6) atau bila dibulatkan ke atas menjadi 17. Maka di bulan berikutnya DA blog kau turun 3 poin menjadi 17. Itu ialah perhitungan sederhananya dengan perbandingan biasa. Namun, faktanya kemungkinan besar memakai perbandingkan kuadratik. Mengapa aku berasumsi menyerupai itu? Karena semakin mendekati ke skor 100, semakin susah dicapai dan harus dengan jumlah backlink yang berkali-kali lipat lebih banyak.

Itulah setidaknya klarifikasi sederhana mengapa Domain Authority blog yang tidak di-update dapat turun drastis. Tentu saja tidak hanya backlink saja yang menghipnotis berubahnya DA, masih ada kualitas backlink yang masuk ke blog kamu. Karena kualitas backlink dari situs ber-DA 50 tentu saja tidak sama dengan backlink dari situs yang DA-nya hanya 15. Semoga kau dapat memahami klarifikasi di atas.
Sumber https://www.iskael.com/


EmoticonEmoticon