Sebenarnya aturan alam berlaku di banyak bidang, bahwa menjadi insan memang dihentikan serakah, atau akan menanggung akhir pahit dari keserakahan tersebut. Ternyata, di dalam dunia blog juga ada istilah serakah. Bagaimana keserakahan dalam dunia blog?
Serakah dalam dunia blog yaitu dengan berkeinginan mendapat banyak hal dalam waktu singkat. Bayangkan, di dunia ini apakah ada sesuatu yang didapatkan dengan singkat dan tidak hilang dalam waktu singkat juga? Tentu saja sesuatu yang didapatkan dengan jalan instan, maka akan cepat hilang juga. Bahkan mungkin tidak berbekas.
Jika kau seorang blogger, kau juga akan mengenal keserakahan dalam dunia blog berupa menyebar link yang berlebihan sampai terkesan spamming. Banyak sekali orang yang menyebar link spam, awalnya mereka berjaya, sebulan kemudian blog nya di-take down oleh Google. Namun, walaupun menyerupai itu masih banyak blogger yang tetap melaksanakan hal itu.
Pengalaman beberapa ahad yang lalu, saya membeli beberapa domain TLD yang expired. Keuntungan membeli domain yang sudah expired yaitu kau tidak perlu mengoptimasinya terlalu usang alasannya memang sebelumnya sudah dioptimasi oleh pemilik sebelumnya. Namun, membeli domain expired ini harus teliti, alasannya sanggup jadi sebelumnya dipakai untuk hal-hal yang melanggar aturan Google. Dari beberapa domain expired yang saya beli, ada dua domain expired yang terkena eksekusi deindex oleh Google. Jadi, meskipun sudah berpindah tangan, tetap tidak muncul di hasil pencarian. Menyedihkan bukan?
Mengapa hal ini terjadi? Itulah akhir dari keserakahan saya dalam menentukan domain expired. Saat menentukan domain expired saya mencari domain yang mempunyai domain authority (DA) yang sangat tinggi, di atas 30. Dan memang kedua domain saya yang terkena deindex tersebut mempunyai DA di atas 40. Sangat menakjubkan bukan? Namun, ternyata DA sebesar itu mempunyai duduk perkara deindex oleh Google.
Melepaskan dari cengkaraman deindex Google tidaklah mudah. Saya harus menciptakan entri yang cukup banyak dan meminta rekonsiderasi pada Google untuk ditinjau ulang. Dari dua domain yang saya olok-olokan rekonsiderasinya di Google, hanya satu yang diterima. Karena memang domain yang satunya belum saya isi apa-apa.
Seharusnya untuk membeli domain expired harus memperhatikan riwayat sebelumnya. Hal itu sanggup diketahui dengan melihat backlink yang tersebar dan melihat dulunya domain itu dipakai untuk apa. Hanya saja saat melihat DA yang terlalu tinggi hal itu sangat mencurigakan. Saran saya, pilihlah domain yang mempunyai DA sekitar 20 sampai 30-an. DA sebesar itu biasanya aman. Dari dua domain lainnya yang saya beli, ber-DA 27 dan 15. Keduanya kondusif dari deindex Google.
Untuk itu, jikalau kau yaitu seorang blogger, janganlah serakah dalam menaikkan kualitas blog kamu. Menaikkan kualitas yang paling kondusif yaitu dengan memperbaiki kualitas goresan pena dan konsisten dalam membaginya di media sosial. Selain itu kau juga sanggup menyebar backlink dengan cara blogwalking, tentu saja dengan cara yang santun (tidak frontal). Semoga goresan pena ini menginspirasimu :) Sumber https://www.iskael.com/
Serakah dalam dunia blog yaitu dengan berkeinginan mendapat banyak hal dalam waktu singkat. Bayangkan, di dunia ini apakah ada sesuatu yang didapatkan dengan singkat dan tidak hilang dalam waktu singkat juga? Tentu saja sesuatu yang didapatkan dengan jalan instan, maka akan cepat hilang juga. Bahkan mungkin tidak berbekas.
Jika kau seorang blogger, kau juga akan mengenal keserakahan dalam dunia blog berupa menyebar link yang berlebihan sampai terkesan spamming. Banyak sekali orang yang menyebar link spam, awalnya mereka berjaya, sebulan kemudian blog nya di-take down oleh Google. Namun, walaupun menyerupai itu masih banyak blogger yang tetap melaksanakan hal itu.
Pengalaman beberapa ahad yang lalu, saya membeli beberapa domain TLD yang expired. Keuntungan membeli domain yang sudah expired yaitu kau tidak perlu mengoptimasinya terlalu usang alasannya memang sebelumnya sudah dioptimasi oleh pemilik sebelumnya. Namun, membeli domain expired ini harus teliti, alasannya sanggup jadi sebelumnya dipakai untuk hal-hal yang melanggar aturan Google. Dari beberapa domain expired yang saya beli, ada dua domain expired yang terkena eksekusi deindex oleh Google. Jadi, meskipun sudah berpindah tangan, tetap tidak muncul di hasil pencarian. Menyedihkan bukan?
Mengapa hal ini terjadi? Itulah akhir dari keserakahan saya dalam menentukan domain expired. Saat menentukan domain expired saya mencari domain yang mempunyai domain authority (DA) yang sangat tinggi, di atas 30. Dan memang kedua domain saya yang terkena deindex tersebut mempunyai DA di atas 40. Sangat menakjubkan bukan? Namun, ternyata DA sebesar itu mempunyai duduk perkara deindex oleh Google.
Melepaskan dari cengkaraman deindex Google tidaklah mudah. Saya harus menciptakan entri yang cukup banyak dan meminta rekonsiderasi pada Google untuk ditinjau ulang. Dari dua domain yang saya olok-olokan rekonsiderasinya di Google, hanya satu yang diterima. Karena memang domain yang satunya belum saya isi apa-apa.
Seharusnya untuk membeli domain expired harus memperhatikan riwayat sebelumnya. Hal itu sanggup diketahui dengan melihat backlink yang tersebar dan melihat dulunya domain itu dipakai untuk apa. Hanya saja saat melihat DA yang terlalu tinggi hal itu sangat mencurigakan. Saran saya, pilihlah domain yang mempunyai DA sekitar 20 sampai 30-an. DA sebesar itu biasanya aman. Dari dua domain lainnya yang saya beli, ber-DA 27 dan 15. Keduanya kondusif dari deindex Google.
Untuk itu, jikalau kau yaitu seorang blogger, janganlah serakah dalam menaikkan kualitas blog kamu. Menaikkan kualitas yang paling kondusif yaitu dengan memperbaiki kualitas goresan pena dan konsisten dalam membaginya di media sosial. Selain itu kau juga sanggup menyebar backlink dengan cara blogwalking, tentu saja dengan cara yang santun (tidak frontal). Semoga goresan pena ini menginspirasimu :) Sumber https://www.iskael.com/

EmoticonEmoticon