Thursday, February 20, 2014

Perlukah Template Responsif Untuk Platform Blogger?

Template blog responsif memang diminati oleh banyak orang. Banyak developer website yang berlomba-lomba menciptakan template website responsif. Namun, perlu kau pikirkan lagi, perlukah menciptakan template responsif? Apalagi untuk kau yang menggunakan layanan ngeblog platform Blogger.

Pendapat saya, menciptakan template responsif di Blogger tidaklah terlalu perlu. Banyak hal yang menciptakan saya beropini demikian. Berikut ini ialah alasan template responsif di platform Blogger kurang perlu.

Tampilan Khusus Ponsel di Blogger

Di Blogger, kau sanggup menikmati tampilan ponsel yang sudah disediakan. Tampilan ponsel di Blogger sangat sederhana dan hanya memuat data yang penting saja. Ditambah lagi dengan banyaknya pengunjung blog tertarget Indonesia yang menggunakan ponsel biasa, bukan ponsel cerdas. Makara sanggup dipastikan pengunjung hanya ingin mengetahui konten blog, bukan tampilannya.

Umumnya, jikalau kau menggunakan Blogger, secara otomatis blog kau akan diatur untuk mengaktifkan mode ponsel. Untuk menonaktifkannya, kau sanggup telusuri dasbor kamu. Dasbor > Template > Seluler,  kemudian klik ikon gerigi.


Setelah kau mengeklik ikon gerigi tersebut, akan keluar jendela popup menyerupai di bawah ini. Kamu sanggup mengaturnya "Ya" atau "Tidak".


Kemudian jangan lupa klik "Simpan".

Pengunjung Pengguna Nonponsel Lebih Banyak

Pertimbangan yang kedua ialah apabila pengunjung blog kau tidak banyak yang menggunakan ponsel. Seperti blog Iskael ini, pengunjung didominasi oleh pengguna nonponsel. Tentu saja hal ini alasannya ialah topik yang dibahas blog ini mengenai tutorial. Kebanyakan orang yang mencari tutorial menggunakan komputer atau laptop. Berikut ini ialah data pengunjung blog ini berdasarkan browser dan sistem operasinya.

Penayangan berdasarkan Browser

Penayangan berdasarkan Sistem Operasi

Dari data di atas, penayangan yang bersumber dari ponsel jikalau dikalkulasikan hanya sekitar 4% saja. Masih terhitung sedikit untuk menggugah saya semoga menciptakan tampilan responsif untuk blog Iskael.

Membuat Tampilan Blog Responsif Tidak Mudah

Alasan selanjutnya ialah menciptakan tampilan blog responsif itu tidaklah mudah. Kamu harus meriset kira-kira blog kau itu dikunjungi oleh pengguna ponsel dengan lebar layar berapa saja. Semua tahu bahwa ukuran layar ponsel beraneka ragam, hampir tidak ada standar ukuran layar ponsel. Meskipun dalam media kueri CSS kau sanggup menggunakan "max-width" dan "min-width", tetap saja kau harus memperhatikan elemen apa saja yang harus dan tidak perlu ditampilkan di ukuran tertentu.

Tampilan Responsif Tetap Memuat Data Tampilan Biasa

Jika kau tahu apa yang dilakukan oleh browser saat responsif, tentu ini akan membuatmu berpikir dua kali. Jika dalam lebar layar 1280px (nonponsel), blog kau memuat data 100KB; saat di lebar layar 480px (ponsel), blog kau tetap saja memuat data 100KB. Hanya saja, pada ukuran 480px, beberapa elemen disembunyikan dengan "display: none". Lalu apa istimewanya?

Secara Umum Ponsel Mempunyai Fitur Autofit

Tahukah kau jikalau hampir semua ponsel Android dan ponsel lainnya sudah mempunyai fitur autofit? Tampilan website yang dikunjungi akan diskalakan oleh ponsel sampai lebar website sesuai dengan lebar layar ponsel. Lalu apa gunanya tampilan responsif? Mungkin guna tampilan responsif hanya menyederhanakan beberapa elemen penting saja yang akan disajikan ke pengunjung. Selebihnya pengunjung akan memuat beban yang sama dengan tampilan biasa.

Kesimpulan

Itulah setidaknya lima alasan apakah masih perlu tampilan responsif untuk blog berplatform Blogger. Terkadang tampilan responsif itu memang perlu. Tentunya tampilan responsif meyakinkan pada pengunjung blog kau bahwa blog kau itu keren, sanggup responsif.

Sekedar info, website sekelas Facebook dan Twitter, mereka mempunyai mode khusus apabila dikunjungi dari ponsel. Tidak semua elemen benar-benar dimuat di tampilan ponsel. Tentu hal ini dekat kaitannya dengan pengaturan server yang rumit. Jika kau mengunjungi Facebook dari komputer eksklusif atau laptop, coba iseng-iseng kau kecilkan ukuran jendela browser kamu, tentu kau akan menemukan gulir horisontalnya di lebar kurang dari 980px. Penasaran? Silakan dicoba :)
Sumber https://www.iskael.com/


EmoticonEmoticon